Sabtu, 15 Agustus 2026
BerandaPeristiwaSuprawoto Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Teknologi di Wisuda XXIX Stikosa-AWS

Suprawoto Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Teknologi di Wisuda XXIX Stikosa-AWS

-

Surabaya,seputarjatim.co.id — Pembina Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur, Suprawoto, mengingatkan para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Massa (Stikosa-AWS) untuk memiliki integritas kepemimpinan serta kelincahan dalam mengadopsi kemajuan teknologi. Pesan mendalam tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Wisuda Sarjana ke-29 Stikosa-AWS di Surabaya.

Dalam orasinya, Suprawoto merefleksikan rekam jejak historis Stikosa-AWS sebagai pelopor perguruan tinggi komunikasi di kawasan Indonesia Timur. Berdiri sejak 11 November 1964 dengan nama awal Akademi Wartawan Surabaya (AWS), lembaga ini lahir atas inisiatif tokoh pers dan unsur Jawatan Penerangan Jawa Timur guna mengatasi kelangkaan sumber daya manusia terampil di bidang publikistik.

“Meskipun secara skala institusi relatif ringkas, kiprah serta dampak para alumnus AWS sangat signifikan. Banyak di antara mereka yang memegang posisi strategis di berbagai media nasional, instansi pemerintah, hingga sektor swasta,” ujar mantan Bupati Magetan tersebut.

Menghadapi dinamika masa depan, wisuda kali ini mengusung tema Talenta Komunikasi Masa Depan: Tangguh, Inovatif, dan Tangkas Menghadapi Disrupsi AI. Suprawoto menilai fokus tersebut sangat kontekstual mengingat riset World Economic Forum menempatkan sektor informasi dan komunikasi pada jajaran teratas yang paling terdampak oleh kecerdasan buatan.

Selain kesiapan teknologis, Suprawoto memberikan catatan kritis terhadap persoalan tata kelola berbangsa, khususnya maraknya praktik koruptif yang dinilai mencederai keadilan publik dan memperlambat kemajuan nasional.

“Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, saya berpesan kepada para wisudawan agar ketika dipercaya memegang tampuk kepemimpinan di jenjang mana pun, jadilah pemimpin yang amanah,” tegasnya seraya mencontohkan lompatan kemajuan negara Korea Selatan yang bangkit melalui kepemimpinan berintegritas.

Mengakhiri amanatnya, ia berpesan agar para wisudawan terus mengasah diri secara berkelanjutan agar tetap relevan di era transformasi digital.

“Orang terpelajar hanya menjadi pemilik masa lalu, sedangkan pemilik masa depan adalah mereka yang tidak pernah berhenti belajar,” tutupnya.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru