Jumat, 17 Juli 2026
BerandaPendidikanEdukasi Tata Pemerintahan Sejak Dini, Puluhan Siswa SDN Driyorejo Sambangi Gedung DPRD...

Edukasi Tata Pemerintahan Sejak Dini, Puluhan Siswa SDN Driyorejo Sambangi Gedung DPRD Magetan

-

Magetan,seputarjatim.co.id – Suasana Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan tampak berbeda dan lebih ceria dari biasanya. Lembaga legislatif tersebut kedatangan tamu istimewa, yakni puluhan siswa-siswi dari SDN Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi, yang tengah mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Dengan penuh antusias dan suka cita, para murid diajak berkeliling melihat langsung berbagai ruangan kerja serta fasilitas yang ada di dalam gedung wakil rakyat tersebut. Kunjungan edukatif ini disambut hangat oleh Ketua Komisi A DPRD Magetan, Gaguk Arif Sujatmiko.

Dalam momen tersebut, ketua Komisi A ini tampak membaur tanpa sekat dan berdialog interaktif dengan para siswa. Kepolosan anak-anak pun mewarnai pertemuan itu. Ada siswa yang penasaran dan bertanya mengenai cara menjadi anggota dewan, hingga ada pula yang mengagumi kebersihan Gedung DPRD Magetan.

Merespons kekaguman siswa, Gaguk sempat melontarkan pertanyaan pemantik yang bernada edukatif.

“Bersih sekolahmu apa bersih di DPRD? Kalau bersih di DPRD, berarti kamu setiap hari harus sering bersih-bersih, rajin mengambil sampah, dan harus selalu membuang sampah pada tempatnya,” ujar Gaguk sembari menyelipkan pesan moral tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kepada para siswa,Kamis(16/07/2026).

Kepada awak media, Gaguk Arif Sujatmiko memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pihak sekolah yang membawa para siswa berkunjung ke Gedung Dewan. Menurutnya, langkah ini sangat baik untuk mengenalkan struktur pemerintahan daerah sejak usia dini, tidak melulu soal politik praktis.

“Artinya, sejak awal anak-anak ini kita kenalkan pada struktur pemerintahan, bukan hanya soal dunia politik sebenarnya. Kami berharap ke depan mereka juga bisa berkunjung ke instansi pelayanan publik lainnya, seperti perpustakaan daerah atau BPBD. Ini bagus untuk memicu semangat belajar mereka sekaligus tahu bagaimana kinerja anggota dewan secara langsung,” jelasnya.

Lebih lanjut, politisi Komisi A ini juga menitipkan pesan mendalam kepada para tenaga pendidik (guru) terkait pelaksanaan MPLS. Gaguk menekankan bahwa esensi dasar dari pendidikan nasional adalah mencetak manusia Indonesia seutuhnya, yang seimbang antara kecerdasan akademis dan keluhuran moral.

“Sesuai konstitusi, tugas kita adalah mendidik manusia seutuhnya. Jadi, selain pintar secara akademis, anak-anak juga harus memiliki budaya dan moral yang kuat. Di masa MPLS ini, fokusnya adalah bagaimana membuat anak-anak merasa nyaman dan aman berada di lingkungan sekolah baru mereka,” terang Gaguk.

Ia menambahkan, MPLS tidak boleh sekadar menjadi momentum formalitas untuk mengenalkan fisik sekolah saja, melainkan wadah pembentukan karakter dan kultur positif.

“Ini bukan hanya persoalan mengenalkan lingkungan sekolah saja, tetapi juga karakter dan kultur. Di sinilah guru harus mampu mengambil alih peran dan tanggung jawab orang tua selama anak-anak berada di sekolah, memberikan rasa aman layaknya di rumah sendiri,” pungkasnya.

Dengan kunjungan ini, diharapkan para siswa SDN Driyorejo tidak hanya membawa pulang pengalaman seru, tetapi juga pemahaman baru mengenai nilai-nilai demokrasi dan karakter kepemimpinan untuk masa depan mereka.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru