Magetan,seputarjatim.co.id – Pemerintah Kabupaten Magetan terus berupaya memperkuat koordinasi lintas sektor demi mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) rutin yang berlangsung di Ruang Rapat Ki Magetan, Kompleks Kantor Bupati Magetan.
Agenda strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Sumantri, dengan didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), serta diikuti oleh seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Bagian (Kabag), hingga pimpinan instansi vertikal di wilayah Magetan.

Bupati Nanik Sumantri menyampaikan bahwa pertemuan berkala ini menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan persepsi dan langkah kerja antarinstansi. Menurutnya, tanpa komunikasi yang intensif, penyelesaian kendala di lapangan akan menemui jalan buntu.
“Ini untuk menyamakan langkah, mengetahui kendala-kendalanya apa, dan mencari solusi masalah yang dihadapi. Kalau tidak ada komunikasi seperti kan kita buntu,” ujar Nanik di sela-sela rapat,Jumat(10/07/2026)
Ia menambahkan, isu-isu yang dibahas dalam Rakorpim kali ini merupakan hasil penyaringan skala prioritas dari usulan yang diajukan oleh masing-masing OPD, unit kerja, hingga pemerintah kecamatan. Fokus utamanya adalah persoalan yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.
Selain membahas problem aktual, rapat ini juga menjadi wadah evaluasi capaian program kerja. Beberapa poin krusial yang mendapat sorotan tajam di antaranya adalah penanganan status darurat sampah, optimalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta progres pelaksanaan program strategis nasional seperti Kawasan Perdesaan Mandiri Pangan (KDMP).
Nanik menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya mandek pada pembaruan data di lapangan, melainkan juga memastikan seluruh program berjalan selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah yang telah dicanangkan.
Mengingat pentingnya forum evaluasi ini, Bupati menargetkan pertemuan serupa dapat digelar secara konsisten guna menjaga ritme kinerja birokrasi.
“Kalau tidak bisa sebulan sekali, paling tidak tiga bulan sekali, kami adakan rakor seperti ini,” pungkasnya.
Melalui penguatan koordinasi yang solid antar-perangkat daerah ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap segala hambatan pelayanan publik dapat segera diurai dan melahirkan solusi terbaik demi kesejahteraan masyarakat.(ryn)



