Magetan,seputarjatim.co.id – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum penting bagi perempuan di Kabupaten Magetan untuk menilik kembali makna perjuangan di era modern. Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Hariyati, menekankan bahwa esensi “Kartini Masa Kini” bukan sekadar seremoni, melainkan perwujudan sosok wanita yang mandiri secara personal maupun ekonomi.
Rita menyampaikan bahwa tantangan zaman yang kian kompleks menuntut perempuan untuk memiliki daya saing yang tinggi. Menurutnya, kemandirian adalah fondasi utama agar perempuan tidak hanya menjadi penonton dalam roda pembangunan.
“Kartini masa kini adalah wanita yang mandiri. Mereka adalah sosok yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak menggantungkan nasib sepenuhnya pada suami maupun keluarga,” ujar Rita Hariyati, Selasa(21/04/2026)
Lebih lanjut, legislator dari Magetan ini menjelaskan bahwa kemandirian bagi perempuan bukan berarti melupakan kodrat atau mengabaikan peran keluarga. Sebaliknya, hal ini merupakan bentuk kesiapan dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang tidak menentu.
Ia meyakini bahwa dengan kemandirian, perempuan akan memiliki rasa percaya diri yang lebih kuat dalam mengambil keputusan serta mampu berkontribusi lebih nyata bagi kesejahteraan lingkungan sekitarnya.
Perempuan Menurut Rita Hariyati, Tidak mudah menyerah saat menghadapi kendala ekonomi atau sosial, Memiliki keahlian atau usaha yang dapat menopang kebutuhan hidup, Mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan arus informasi.
“Kemandirian adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman. Jika perempuan sudah mandiri, maka ketahanan keluarga dan bangsa juga akan semakin kokoh,” pungkasnya.(ryn)



