Kamis, 21 Mei 2026
BerandaPeristiwaJanur Septa Nurarna: Pengusaha Muda Magetan yang Mengabdi Lewat Politik dan Sektor...

Janur Septa Nurarna: Pengusaha Muda Magetan yang Mengabdi Lewat Politik dan Sektor Pertanian

-

Magetan,seputarjatim.co.id – Nama Janur Septa Nurarna (36) mungkin lebih dikenal publik sebagai legislator di gedung DPRD Magetan. Namun di balik meja parlemen, politisi muda dari Partai Nasdem ini merupakan sosok di balik roda bisnis manufaktur pupuk yang memiliki jaringan strategis dengan BUMN.

Melalui bendera PT Resep Makmur Jaya, Janur mengelola pabrik pupuk organik di Desa Sempol, Maospati. Bisnis keluarga yang dirintis sejak 2008 ini bukan sekadar usaha skala kecil; pabrik ini memproduksi 25 hingga 30 ton pupuk setiap harinya yang dialokasikan khusus untuk memasok kebutuhan raksasa industri, Petrokimia Gresik.

Seiring perjalanannya, pabrik ini melakukan transformasi signifikan pada sistem produksinya. Dari yang semula mengandalkan batu bara, kini beralih menggunakan kayu bakar. Perubahan ini secara langsung membuka keran ekonomi bagi warga lokal di kawasan Winong, Maospati, yang kini menjadi penyuplai utama bahan bakar kayu tersebut.

Tidak hanya dari sisi energi, serapan tenaga kerja pun diprioritaskan untuk warga Magetan dan sekitarnya. Puluhan pekerja dari Kecamatan Karas, Kartoharjo, hingga merambah ke Kabupaten Ngawi menggantungkan mata pencahariannya di sini.

“Tantangan terbesar kami biasanya adalah faktor cuaca. Saat musim penghujan, pasokan bahan baku utama berupa kotoran ternak dari Blitar cenderung menurun. Untuk menyiasatinya, kami memperluas jangkauan pencarian bahan baku hingga ke wilayah Kediri,” jelas Janur saat ditemui, Rabu (20/5/2026).

Dua periode duduk sebagai anggota DPRD Magetan tidak membuat Janur melupakan akarnya. Baginya, politik adalah sarana untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat, khususnya di sektor agraris.

Selama menjabat, Janur konsisten memprioritaskan program peningkatan ekonomi petani. Fokus utamanya mencakup jaminan distribusi pupuk yang lancar serta penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) yang modern bagi kelompok tani.

Sebagai sosok yang terjun langsung di dunia usaha, Janur juga menyoroti pentingnya diversifikasi investasi di Magetan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang lebih ramah bagi perusahaan-perusahaan skala nasional guna mengerek Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Hingga saat ini, baru Gudang Garam yang masuk sebagai investor besar di wilayah kita. Kami berharap kedepannya pemerintah lebih progresif dalam mempermudah masuknya investasi besar agar lapangan kerja semakin terbuka lebar,” tutupnya.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru