Magetan,seputarjatim.co.id – Aktivitas pertambangan galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat penolakan keras dari masyarakat setempat. Merespons gejolak tersebut, Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur langsung menggelar verifikasi faktual di lokasi, Selasa (9/6/2026).
Kedatangan rombongan wakil rakyat dan instansi terkait ini disambut oleh ratusan warga yang berkumpul di dekat area tambang. Menggunakan pengeras suara, massa secara bergantian menyuarakan aspirasi mereka agar aktivitas pengerukan tanah tersebut segera dihentikan secara permanen.
Ketua Komisi D DPRD Magetan, Riyin Nur Asiyah, yang memimpin langsung tinjauan lapangan,Menurutnya, karakteristik wilayah tersebut sangat riskan jika dipaksakan untuk dieksploitasi.
“Kontur tanah di sini, sangat tidak layak untuk ditambang,” ujar Riyin di sela-sela peninjauan.
Apalagi, dari hasil pengamatan visual di lapangan, para anggota legislatif menemukan banyak titik retakan tanah yang berpotensi memicu bencana ekologis yang lebih besar jika dibiarkan terus beroperasi.
“Jangan sampai hanya demi keuntungan merugikan masyarakat, dan merusak lingkungan,” tegas politisi perempuan tersebut.
Berdasarkan keluhan masyarakat, keberadaan tambang galian C ini sangat mengancam hajat hidup orang banyak. Selain berpotensi merusak kelestarian alam, aktivitas pertambangan ini dikhawatirkan bakal merusak kawasan pemakaman umum, infrastruktur jalan desa, hingga mengancam keberadaan sumber mata air yang menjadi tumpuan warga.
Langkah konkret langsung diambil oleh otoritas berwenang pasca-verifikasi lapangan tersebut. Ketua Tim Evaluasi dan Pelaporan Bidang Pertambangan Dinas ESDM Provinsi Jatim, Joel Jumawati, menegaskan bahwa pihaknya bertindak cepat dengan menyiapkan sanksi administratif berupa pembekuan aktivitas sementara.
“Kami akan segera menerbitkan surat penghentian sementara. Selain itu, kami juga akan mengevaluasi CV Persada Abadi pascaperizinan,” kata Joel secara tegas kepada awak media.(red)



