Jumat, 24 Juli 2026
BerandaDaerahRencana Pembangunan Bioskop di Pasar Baru Magetan Berpolemik, Pedagang Merasa Tergusur hingga...

Rencana Pembangunan Bioskop di Pasar Baru Magetan Berpolemik, Pedagang Merasa Tergusur hingga Mengadu ke DPRD

-

Magetan,seputarjatim.co.id — Kawasan Pasar Baru Magetan kembali memanas. Belum usai persoalan tata kelola parkir beberapa waktu lalu, kini muncul penolakan dari pedagang terkait rencana masuknya investor yang akan membangun fasilitas bioskop di area tersebut.

Salah satu pedagang alat tulis toko “Ranipuri”, Mahadhika, menyampaikan kekecewaannya atas pendekatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan yang dinilai sepihak. Ia mengaku mendadak diminta menyari lokasi alternatif karena toko yang dikelolanya terdampak jalur akses menuju bioskop.

“Saya kaget dengan cara pemerintah berkomunikasi. Tiba-tiba meminta kami mencari lokasi lain hanya karena ada proyek bioskop. Apakah pemerintah bekerja dengan membela investor besar lalu mengusir pedagang kecil?” kritik Dhika, Kamis (23/7/2026).

Dhika menegaskan bahwa status kepemilikan tokonya sah dan beroperasi sejak 1999 setelah dibeli oleh kakeknya dari pihak pengembang. Ia menekankan bahwa unit usahanya tidak termasuk dalam area lahan terbuka yang sempat disewakan kepada pihak ketiga selama 30 tahun—yang kini difungsikan sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP) dan gedung kesenian.

Menanggapi keluhan tersebut, Mahadhika melayangkan surat aduan resmi kepada DPRD Magetan. Merespons laporan itu, Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Haryati, turun langsung meninjau kondisi di lapangan.

Dalam kunjungannya, Rita menggelar dialog terpisah dengan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Baru dan Mahadhika untuk menyerap aspirasi secara komprehensif. Selain itu, pihak legislatif juga mengecek titik lokasi calon gedung bioskop, area MPP, hingga akses pintu masuk yang terdampak.

Langkah ini diambil guna mengumpulkan gambaran utuh mengenai duduk perkara sebelum memanggil pihak-pihak terkait.

“Kami sudah menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Kami mengundang Disperindag, Mas Dhika, serta perwakilan Paguyuban Pasar Baru untuk duduk bersama mencari solusi terbaik,” ujar Rita.

Agenda RDP untuk membedah polemik rencana investasi di Pasar Baru Magetan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (24/7/2026) pagi di gedung dewan.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru