Magetan,seputarjatim.co.id — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video yang memperlihatkan aksi ugal-ugalan seorang pengendara sepeda motor di kawasan pusat Kota Magetan. Pengendara tersebut nekad melakukan atraksi wheelie atau mengangkat roda depan kendaraan di Jalan Basuki Rahmat, tepat di depan Pendapa Surya Graha yang merupakan Rumah Dinas Bupati Magetan.
Dalam cuplikan video yang beredar, aksi berbahaya tersebut dilakukan di tengah kerumunan massa yang menonton di sisi kiri dan kanan jalan. Tanpa memedulikan keselamatan pengguna jalan lain, pelaku tetap memacu kendaraan dan mengangkat roda depan meski ada pengendara lain yang sedang melintas dari arah berlawanan. Raungan suara knalpot brong dari kendaraan tersebut turut menambah keresahan warga.
Ulah nekat sejumah pemuda ini ditengarai terjadi pada Sabtu (8/8/2026) menjelang tengah malam, memanfaatkan situasi jalanan kota yang kerap dijadikan lokasi berkumpul saat akhir pekan.
Keresahan tak hanya dirasakan di area Alun-alun Magetan. Salah seorang warga setempat, Sujatmiko, mengungkapkan bahwa aksi balap liar dan ugal-ugalan juga kerap meneror pengguna jalan di ruas Jalan Diponegoro pada malam yang sama.
“Suara knalpotnya sangat bising dan mengganggu kenyamanan. Harusnya ada peningkatan pengawasan dari petugas. Minimal jika ada mobil patroli Kepolisian yang bersiaga di titik-titik rawan, anak-anak muda itu tentu tidak akan berani ugal-ugalan,” ujar Sujatmiko.
Fenomena aksi trek-trekan dan atraksi berbahaya di ruang publik ini memicu kritik warga terkait efektivitas pengamanan dan kepolisian di area perkotaan pada malam hari. Masyarakat berharap pihak Kepolisian Resor (Polres) Magetan segera mengambil tindakan tegas serta mengintensifkan patroli rutin guna menekan aksi balap liar yang membahayakan keselamatan jiwa dan mengganggu ketertiban umum.(ryn)



