Kamis, 6 Agustus 2026
BerandaPendidikanMembedah Konsep Kampus 5 Unesa Kebonagung: Sentuh Sektor Pertanian, Wisata, hingga Sport...

Membedah Konsep Kampus 5 Unesa Kebonagung: Sentuh Sektor Pertanian, Wisata, hingga Sport Tourism Magetan

-

Surabaya,seputarjatim.co.id – Rencana pengembangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Tak sekadar memperluas akses pendidikan tinggi, pembangunan Kampus 5 Unesa di Kelurahan Kebonagung diproyeksikan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian regional Jawa Timur bagian barat.

Direktur Perencanaan, Pengembangan, dan Pelaporan Unesa, Sugeng Harianto, mengungkapkan bahwa kawasan kampus baru ini akan menempati lahan eks tanah bengkok milik Kelurahan Kebonagung seluas 16,18 hektare yang terbagi dalam 13 sertifikat.

Secara tata ruang, lokasi calon kampus tersebut berbatasan langsung dengan area pemukiman warga, Jalan Karya Tani, dan SMK PGRI 1 Magetan di sebelah barat. Sementara sisi utara, timur, serta selatannya dikelilingi oleh hamparan lahan pertanian terbuka.

Sugeng menegaskan, penyusunan kurikulum dan arah pengembangan Kampus Kebonagung didesain khusus agar menyatu dengan karakteristik serta kebutuhan riil daerah.

“Magetan menyimpan potensi besar, mulai dari sektor pertanian, industri kecil, hingga pariwisata. Kampus hadir untuk mengambil peran strategis dalam penguatan sumber daya manusia, penciptaan inovasi, dan perbaikan tata kelola pariwisata,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Melalui pendekatan akademik, lanjut Sugeng, Unesa siap menyokong berbagai aspek destinasi lokal—seperti pendampingan desa wisata, optimalisasi pemasaran digital, penguatan produk ekonomi kreatif, hingga penyelenggaraan event seni dan budaya yang berwawasan lingkungan.

Tak hanya pariwisata umum, kondisi geografis Magetan yang didominasi pegunungan dan ruang terbuka dinilai sangat potensial dikembangkan sebagai pusat sport tourism (wisata olahraga). Kampus Unesa akan memfasilitasi kebutuhan riset, pembinaan atlet, manajemen event luar ruang, hingga penyediaan sarana olahraga yang terintegrasi dengan masyarakat.

Guna menunjang arah keahlian tersebut, Unesa memprioritaskan pembukaan program studi (prodi) di bidang ekonomi kreatif, pertanian, pengolahan hasil tani, perikanan, serta peternakan.

Seluruh kegiatan instruksional prodi tersebut bakal ditopang oleh dua fasilitas utama: Laboratorium Terpadu dan Laboratorium Kewirausahaan.

Laboratorium Terpadu: Didesain bukan sekadar tempat praktikum mahasiswa, melainkan pusat riset terapan dan pengujian teknologi tepat guna bagi para pelaku usaha serta sektor pariwisata setempat.

Laboratorium Kewirausahaan: Difokuskan sebagai inkubator bisnis masyarakat dan mahasiswa. Fasilitas ini melayani pendampingan desain kemasan, branding, pemasaran digital, hingga pemodelan usaha mikro di sekitar kawasan wisata.

“Ke depan, kawasan laboratorium Kampus Unesa di Magetan diproyeksikan berkembang menjadi living laboratory atau pusat inovasi dan pembelajaran bersama. Kami ingin kampus ini bukan cuma tumpukan gedung, melainkan ekosistem pembelajaran utuh yang memberi dampak langsung bagi kemajuan masyarakat Magetan,” pungkas Sugeng.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru