Rabu, 1 Juli 2026
BerandaDaerahAnggaran Dipangkas Setengahnya, Komisi B DPRD Magetan Puji Inovasi Job Fair 2026

Anggaran Dipangkas Setengahnya, Komisi B DPRD Magetan Puji Inovasi Job Fair 2026

-

Magetan,seputarjatim.co.id – Pemangkasan anggaran daerah yang cukup signifikan tidak menghalangi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan untuk memfasilitasi para pencari kerja lokal. Langkah taktis Disnaker dalam menggulirkan Job Fair 2026 di Gedung KORPRI menuai apresiasi positif dari kalangan legislatif, khususnya Komisi B DPRD Kabupaten Magetan.

Ketua Komisi B DPRD Magetan, Rita Haryati, mengacungkan jempol atas kegigihan jajaran Disnaker yang tetap mampu menyediakan ribuan lowongan pekerjaan di tengah hantaman kebijakan efisiensi fiskal daerah.

Rita mengungkapkan bahwa keterbatasan dana APBD tahun ini memang membuat kemasan bursa kerja tidak semegah perhelatan pada tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, substansi dari program pengentasan pengangguran tersebut dinilai tidak berkurang sama sekali.

“Kami melihat realitas anggaran yang terpangkas hingga di atas 50 persen lebih itu cukup memprihatinkan. Namun, Disnaker membuktikan komitmennya agar hakikat dari Job Fair ini tidak hilang,” ujar Rita di sela-sela peninjauan lokasi,Selasa(30/06/2026).

Melalui skema kolaborasi yang intens, Disnaker sukses merangkul 20 perusahaan dari berbagai sektor industri nasional, yang secara akumulatif membuka 73 posisi jabatan dengan total mencapai 2.159 formasi lowongan kerja.

Berdasarkan pantauan di lokasi acara, Rita mencermati bahwa mayoritas pencari nafkah yang memadati area Gedung KORPRI didominasi oleh angkatan kerja baru dari generasi muda.

“Rata-rata pengunjung yang memburu lowongan hari ini usianya masih sangat muda. Mayoritas merupakan lulusan baru dari jenjang SMA dan SMK, sementara untuk lulusan perguruan tinggi persentasenya relatif lebih sedikit,” urainya.

Melihat tingginya animo di tengah keterbatasan ruang gerak anggaran, politisi perempuan ini menyarankan agar Disnaker ke depan mulai menggeser atau memperkuat konsep bursa kerja melalui sistem elektronik (e-job fair) atau daring. Langkah ini dinilai sebagai solusi paling rasional untuk menyiasati cekaknya dana operasional kegiatan tatap muka di masa mendatang.

Di akhir penyataannya, Rita secara khusus melayangkan pujian kepada Kepala Disnaker beserta seluruh panitia penyelenggara atas kemampuan manajemen krisis yang matang, sehingga agenda krusial ini tetap terselenggara dengan kondusif.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Kadin (Kepala Dinas) beserta jajarannya. Dengan anggaran yang serbaminim, mereka mampu memanajemen kegiatan ini sehingga fungsi utama sebagai jembatan penghubung antara pembuka lapangan kerja dan pencari kerja tetap berjalan optimal,” pungkas Rita.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru