Rabu, 2 September 2026
BerandaDaerahInovasi Aset Mangkrak: DPUPR Magetan Garap Alat Pengolah Slurry Seal untuk Perawatan...

Inovasi Aset Mangkrak: DPUPR Magetan Garap Alat Pengolah Slurry Seal untuk Perawatan Jalan Lebih Ramah Lingkungan

-

Magetan,seputarjatim.co.id— Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan menghadirkan terobosan anyar dalam efisiensi pemeliharaan jalan daerah. Mengoptimalkan barang tak terpakai, DPUPR berhasil memodifikasi mesin pompa bekas sumur dalam milik dinas pengairan menjadi alat pengolah bubur aspal atau slurry seal.

Kepala DPUPR Magetan, Muhtar Wakid, menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir dari kejelian tim dalam melihat potensi aset yang sebelumnya tidak terpakai. Di saat bersamaan, terdapat kebutuhan mendesak akan metode perawatan jalan yang modern, efisien, serta ramah lingkungan.

Keberhasilan memadukan efisiensi anggaran dan keberlanjutan lingkungan ini mengantarkan alat pengerja slurry seal rakitan DPUPR menyabet penghargaan tertinggi dalam ajang Lomba Inovasi Daerah (Inoda) Award 2026.

“Alat inovasi ini sangat bermanfaat bagi operasional kami. Metode pemeliharaan jalan secara konvensional kerap memicu polusi udara dan debu pekat yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” ujar Muhtar.

Muhtar menambahkan, teknik perbaikan jalan konvensional juga cenderung memiliki daya tahan yang relatif singkat serta kurang efisien dari segi penggunaan anggaran. Sebaliknya, penerapan slurry seal menjadi solusi alternatif yang jauh lebih unggul dalam menjaga kualitas permukaan jalan.

Meski menawarkan banyak kelebihan, Muhtar memberikan catatan bahwa teknik slurry seal dirancang spesifik untuk menangani kerusakan berskala kecil atau pengelupasan di lapisan permukaan. Selain itu, pengaplikasiannya optimal dilakukan pada kondisi cuaca cerah atau musim kemarau.

Saat ini, peralatan pengolah slurry seal buatan DPUPR Magetan tersebut masih menjalani tahap penyempurnaan serta serangkaian uji coba di sejumlah titik jalan. Ke depannya, setelah masuk tahap finalisasi, unit mesin pengolah ini direncanakan bakal didistribusikan ke setiap UPTD. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kemandirian, efisiensi, dan penerapan prinsip ramah lingkungan dalam pemeliharaan jalan di seluruh wilayah Magetan.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru