Sabtu, 27 Juni 2026
BerandaDaerahSinkronisasi Program Pusat, DPUPR Magetan Sosialisasikan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Jejeruk

Sinkronisasi Program Pusat, DPUPR Magetan Sosialisasikan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Jejeruk

-

Magetan,seputarjatim.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar sosialisasi terkait proyek rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (DI) Jejeruk. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur vital pertanian tersebut berjalan selaras dengan program pembangunan daerah.

Kepala DPUPR Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, menjelaskan bahwa proyek pembenahan ini menyasar saluran irigasi yang memiliki total panjang mencapai 50 kilometer. Namun, untuk pelaksanaan pengerjaan fisik awal, pemerintah baru menyentuh sebagian dari total volume yang ada.

“Ini adalah sosialisasi untuk rehabilitasi jaringan irigasi di DI Jejeruk. Secara keseluruhan panjangnya mencapai 50 kilometer, tetapi untuk tahap pertama ini baru terealisasi sepanjang 16 kilometer,” ujar Muhtar saat memberikan keterangan,Jumat(26/06/2025).

Muhtar berharap proyek ini bisa terus berlanjut ke tahapan berikutnya secara berkesinambungan. Pasalnya, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak titik saluran air yang membutuhkan perbaikan intensif guna mendukung produktivitas sektor pertanian. Keberadaan jaringan irigasi ini sangat krusial karena mengaliri lahan pertanian yang sangat luas di wilayah tersebut.

“Ada sekitar 1.700 hektare lahan persawahan yang menggantungkan pasokan airnya dari sistem irigasi Jejeruk ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Muhtar menegaskan bahwa seluruh pembiayaan dan pelaksanaan proyek ini bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui kementerian terkait. Pemerintah Kabupaten Magetan dalam hal ini bertindak sebagai penerima manfaat dan pendamping program di daerah.

“Ini merupakan program dari pemerintah pusat, sehingga seluruh anggarannya juga disiapkan oleh pusat. Kabupaten Magetan dalam posisi menerima asas manfaatnya saja. Tugas kami di sini adalah melakukan koordinasi dan menyinkronkan antara regulasi atau program kabupaten dengan proyek yang saat ini sedang berjalan,” urai Muhtar.

Selain fokus pada perbaikan fisik jaringan air, proyek rehabilitasi ini juga memicu langkah tegas terkait penataan ruang di sekitar aset irigasi. DPUPR Magetan menyoroti menjamurnya bangunan tanpa izin yang berdiri di atas saluran air, salah satunya yang berada di kawasan sekitar Stadion Magetan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak dinas akan segera mengambil langkah persuasif dan administratif dengan menggandeng otoritas pemilik kewenangan wilayah sungai.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk menertibkan bangunan-bangunan yang didirikan di atas saluran tanpa izin resmi, terutama yang lokasinya berada di sebelah stadion,” pungkas Muhtar.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru