Kamis, 5 Maret 2026
BerandaDaerahWujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan "Magetan Shine"

Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan “Magetan Shine”

-

Magetan,seputarjatim.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan secara resmi menginisiasi gerakan “Magetan Shine” sebagai langkah strategis menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045. Program ini memberikan perhatian khusus pada kesehatan indera penglihatan siswa sekolah sebagai fondasi utama dalam proses belajar.

Berdasarkan data hasil skrining kesehatan terhadap 57.591 siswa di Kabupaten Magetan, ditemukan fakta bahwa sebanyak 3.099 anak atau sekitar 5 persen di antaranya mengalami gangguan penglihatan.

Pemicu utama penurunan kualitas penglihatan ini disinyalir akibat intensitas penggunaan gawai (handphone) yang berlebihan serta pola konsumsi makanan yang tidak sehat, seperti jajanan yang mengandung pemanis buatan dan penyedap rasa tinggi.

Menyikapi temuan tersebut, Pemkab Magetan mengambil langkah konkret dengan memperkuat kembali peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Skema penanganan dilakukan secara berjenjang, Deteksi dini dilakukan oleh guru UKS di sekolah masing-masing, kemudian jika siswa yang terindikasi mengalami gangguan dirujuk ke Puskesmas untuk pemeriksaan ulang dan Jika ditemukan kondisi medis yang lebih serius, pasien akan dirujuk langsung ke dokter spesialis mata di RSUD dr. Sayidiman (RSDS).

Bupati Magetan Nanik Sumantri

Dalam acara “Ayo Sinau” yang digelar di Pendopo Surya Graha, Bupati Magetan, Nanik Sumantri menegaskan bahwa membangun generasi andal harus mencakup aspek kesehatan menyeluruh.

“Mata yang sehat sangat krusial agar anak-anak dapat belajar maksimal dan mengenal lingkungan dengan baik. Membangun generasi emas tidak hanya soal kecerdasan, tapi juga kesehatan fisik, termasuk penglihatan,” ujar Bunda Nanik,Rabu(04/03/2026).

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, Puskesmas, dan orang tua. Orang tua diharapkan lebih peka dan tanggap jika anak menunjukkan gejala gangguan mata, serta mulai membatasi durasi penggunaan ponsel pada anak di rumah.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru