Kamis, 5 Maret 2026
BerandaNewsTinjau Lokasi Banjir, Wabup Magetan Soroti Drainase Buruk dan Perilaku Buang Sampah

Tinjau Lokasi Banjir, Wabup Magetan Soroti Drainase Buruk dan Perilaku Buang Sampah

-

Magetan,seputarjatim.co.id– Wakil Bupati Magetan, Suyatni, yang akrab disapa Kang Suyat, turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab banjir luapan yang merendam sejumlah titik di wilayah Magetan. Dari hasil pantauan tersebut, Kang Suyat menegaskan bahwa penyumbatan drainase menjadi faktor utama genangan air yang tak kunjung surut.

Dalam inspeksinya, Kang Suyat menemukan kondisi infrastruktur pembuangan air yang memprihatinkan, salah satunya di kawasan Jalan Diponegoro. Ia mencatat adanya sedimentasi lumpur yang cukup parah hingga tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Kang Suyat menjelaskan bahwa selain faktor teknis, perilaku masyarakat juga turut memperburuk keadaan.

“Drainase kita tidak berfungsi maksimal. Di Jalan Diponegoro, lumpur sudah naik dan banyak sampah yang tersangkut. Saya minta segera dilakukan pengerukan dan pembersihan total,” tegas Kang Suyat saat meninjau lokasi,Rabu(04/06/2026)

Ia juga menyayangkan masih rendahnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, upaya pemerintah dalam melakukan normalisasi akan sia-sia jika pola pikir masyarakat tidak berubah.

“Kalau pemerintah terus membersihkan sementara warga masih hobi buang sampah ke selokan, ya jadinya tidak efektif. Banjir ini adalah cermin dari ketidakpedulian kita semua terhadap lingkungan,” imbuhnya.

Tak hanya di pusat kota, kondisi serupa juga ditemukan di wilayah Ngariboyo. Di sana, banyak saluran air yang dinyatakan “hilang” karena tertimbun tanah atau tersumbat total. Hal ini menyebabkan air hujan tidak memiliki jalur pelarian dan akhirnya meluap ke pemukiman serta jalan raya.

Menanggapi situasi darurat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah menyiapkan dua skema penanganan, Jangka Pendek akan melakukan normalisasi drainase secara cepat melalui pengerukan sedimentasi dan pengangkatan sampah yang menyumbat, Jangka Menengah akan Melakukan penguatan struktur drainase dengan pemasangan beton (talud) untuk mencegah tanah longsor atau runtuhan material yang masuk ke dasar selokan.

Wabup berharap langkah ini dapat meminimalisir risiko banjir di masa mendatang, sembari meminta dukungan penuh dari masyarakat untuk berhenti menjadikan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru