Magetan,seputarjatim.co.id – Pesona Telaga Sarangan di kaki Gunung Lawu terbukti masih menjadi magnet utama bagi wisatawan. Di saat sejumlah destinasi wisata baru yang sempat viral mulai mengalami penurunan kunjungan, objek wisata legendaris di Kabupaten Magetan ini justru menunjukkan stabilitas yang impresif dengan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp20,2 miliar sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, jumlah pelancong yang berkunjung ke Telaga Sarangan mencapai 1.094.668 orang. Angka ini menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencatatkan kunjungan sebanyak 1.080.666 orang.
Kepala Disbudpar Magetan, Joko Trihono, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan bukti ketangguhan Telaga Sarangan sebagai destinasi unggulan. Menurutnya, meski kenaikan jumlah kunjungan tidak terlalu signifikan, stabilitas ini sangat membanggakan di tengah dinamika industri pariwisata.
“Sepanjang lima tahun terakhir, kita berhasil mempertahankan pendapatan dari Sarangan di kisaran Rp20 miliar. Ini capaian positif, apalagi jika melihat beberapa destinasi di lereng Lawu yang dulu sempat viral, kini justru mengalami penurunan kunjungan hingga 70 persen,” ujar Joko saat ditemui di Magetan, Selasa (06/01/2026).
Meskipun capaian Rp20,2 miliar tersebut sedikit di bawah target awal sebesar Rp23,3 miliar, pemerintah daerah optimis menatap tahun 2026. Untuk tahun mendatang, target PAD dari sektor ini dinaikkan menjadi Rp23,4 miliar.
Salah satu inovasi yang akan digarap adalah kolaborasi dengan para pelaku usaha jasa wisata di lapangan. Joko merencanakan adanya paket wisata terintegrasi untuk memberikan nilai tambah bagi pengunjung.
“Kami akan menggandeng pelaku wisata untuk membuat paket destinasi atau paket retribusi. Misalnya, tiket masuk yang sudah termasuk jasa naik kuda atau perahu. Ini diharapkan bisa mempermudah wisatawan sekaligus meningkatkan daya tarik,” jelasnya.
Menutup keterangannya, Joko mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjadikan Telaga Sarangan sebagai destinasi pilihan dan menjadi wisatawan yang cerdas serta bijak.(ryn)



