Magetan,seputarjatim.co.id – Menyikapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar operasi pasar murah di Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Rabu (11/02/2026).
Langkah proaktif ini disambut antusias oleh puluhan warga setempat yang telah memadati lokasi sejak pagi hari. Kehadiran pasar murah ini menjadi solusi konkret bagi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah fluktuasi harga pasar.Wujud Kepedulian Pemerintah.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, turun langsung memantau jalannya pendistribusian bahan pokok tersebut. Dalam sapaannya kepada warga, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Pasar murah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata kami dalam memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau. Kami berharap subsidi ini dapat membantu warga menyambut Ramadan dengan lebih tenang, mengingat tren harga biasanya mulai merangkak naik,” ungkap Nanik di sela-sela peninjauan,Rabu(11/02/2026)

Dalam operasi pasar kali ini, Pemkab Magetan menyediakan berbagai komoditas esensial dengan harga yang jauh di bawah rata-rata pasar. Berkat subsidi dari pemerintah daerah, warga dapat membawa pulang paket bahan pokok dengan rincian harga sebagai berikut, Beras IR 64 Super 5 Kg Rp55.000, Gula Pasir 1Kg Rp13.500, Minyak Goreng 1Lt Rp15.500, Telur Ayam Ras 1 Kg Rp30.000, Daging Ayam Rp15.000 ½ Kg, Daging Sapi Rp24.000 ¼ Kg.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari stok bahan pangan yang ludes terjual dalam waktu singkat. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga ini, yang dinilai mampu menekan pengeluaran rumah tangga secara signifikan.
Dukungan Lintas SektorKegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain stabilisasi harga, kehadiran para pejabat ini juga bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan berjalan tertib.
Melalui inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan stok pangan selama bulan suci hingga Hari Raya Idulfitri mendatang, agar masyarakat dapat beribadah dengan penuh rasa syukur tanpa dibayangi kekhawatiran akan lonjakan harga.(ryn)



