Magetan,seputarjatim.co.id – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Magetan terus mematangkan kesiapan Sirkuit Parang sebagai pusat kegiatan otomotif di Jawa Timur. Melalui aksi kerja bakti masif, IMI Magetan mulai menata 10.000 ban pengaman (safety barrier) yang merupakan dukungan langsung dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Ketua IMI Magetan, Risto Ariesta Vialle, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan komitmen organisasi dalam menjaga standar keamanan, kebersihan, serta kerapian fasilitas sirkuit. Selain bertujuan menciptakan area balap yang representatif, kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan menyambut dibukanya kembali sirkuit untuk latihan umum.
Fokus utama dari pembenahan sirkuit ini adalah persiapan menghadapi agenda besar di kalender balap tahun ini. Pengprov IMI Jawa Timur secara resmi telah menetapkan Sirkuit Parang Magetan sebagai lokasi Seri Pertama Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026.
“Agenda terdekat adalah Kejurprov IMI Jatim seri perdana yang direncanakan berlangsung pada akhir Maret mendatang. Oleh karena itu, seluruh aspek kesiapan lintasan menjadi prioritas kami saat ini,” ujar Risto,Senin(19/01/2026).
Dalam pelaksanaannya, anggota IMI Magetan tidak hanya fokus pada pembersihan area, tetapi juga melakukan penataan dan pengikatan ban di titik-titik krusial lintasan. Risto menambahkan bahwa setelah penataan selesai, akan dilakukan tahap pengecatan ban.
“Kami ingin sirkuit ini tidak hanya aman bagi pembalap, tetapi juga memiliki nilai estetika yang baik agar nyaman dipandang. Pengecatan ban akan menjadi langkah selanjutnya untuk mempercantik tampilan sirkuit,” imbuhnya.
Tak hanya urusan fisik di lapangan, IMI Magetan juga melakukan evaluasi mendalam terhadap hasil pembangunan fasilitas sirkuit yang telah berjalan. Hasil tinjauan ini nantinya akan diserahkan kepada pihak pelaksana pembangunan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan sarana dan prasarana ke depannya.
Aksi pembenahan ini melibatkan seluruh elemen anggota IMI Magetan. Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata keseriusan komunitas otomotif lokal dalam menjaga aset daerah sekaligus memastikan Sirkuit Parang siap melahirkan talenta-talenta balap baru dalam kondisi sirkuit yang prima dan aman.(ryn)



