Nganjuk,seputarjatim.co.id – Kondisi di mana Sekretaris Dinas (Sekdis) kurang bermitra atau sulit dihubungi oleh wartawan merupakan isu krusial dalam manajemen hubungan masyarakat (media relations) di instansi pemerintahan. Kemitraan yang lemah ini dapat menghambat transparansi informasi publik.
Heru Purnomo Sekretaris dinas di Dispendukcapil, sikap dan prilaku pejabat secara umum diucapkan “ogah sekali” ketika dikunjungi wartawan sebagai mitra kerja, para pejabat mengaku mitra kerja kepada rekan jurnalis ketika dirinya ada masalah (kasus), namun ketika tidak ada masalah, para pejabat beragam berbagai alasan untuk tidak menerima kunjungan para wartawan.
Wartawan yang sudah bertemu dengan Dispendukcapil Nganjuk begitu kecewa dengan salah seorang pejabat dispendukcapil (Sekretaris Dinas) bernama Heru Purnomo yang terkesan banyak alasan untuk bantuan kelengkapan yang sepele, seperti surat kematian, untuk kelengkapan Akte kelahiran, seperti surat pindah.
Seperti hal nya yang dialami oleh rekan wartawan DN, Senen (2/02/2026) diarahkan Kepala Dinas Dukcapil karna sedang ada rapat ke Sekdis Heru Purnomo yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Dukcapil, namun tidak dipenuhi dengan alasan berkas kurang dan harus ke madiun.
“Sekdis sekarang tidak seperti dulu, kayaknya orang saklek dan tidak pernah memberikan terbaik bagi wartawan,” kata DN ketika dikantor Dukcapil.
Hal senada diungkapkan oleh penulis berita ini dari media online Memorandum, menurutnya bahwa Heru Purnomo sejak dulu sangat sulit ketika akan dihubungi,
“Padahal pak heru dulunya terkenal kooperatif dan dekat dengan para jurnalis, entah kenapa akhir – akhir ini sangat gerah ketemu dengan rekan – rekan pers” ujarnya dengan nada kesal, ketika bertemu rekan media di kantor dukcapil nganjuk.
Rekan wartawan berharap ada komunikasi yang baik, kalau memohon bantuan kelengkapan persyaratan, hal sepele dengan surat kematian tidak ada, surat nikah hanya satu tapi meninggal karna janda atau hal sepele sekiranya tidak dipersulit.(Isk)



