Magetan,seputarjatim.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mulai memanaskan mesin birokrasi menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027. Komisi A DPRD Magetan dijadwalkan bakal memanggil Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dalam waktu dekat untuk membahas persiapan teknis sedini mungkin.
Ketua Komisi A DPRD Magetan, Gaguk Arif Sujatmiko, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut diagendakan berlangsung pada pekan ini, antara hari Selasa atau Rabu. Fokus utama pembahasan adalah menyusun peta jalan tahapan awal, termasuk rencana sosialisasi dan simulasi pemungutan suara.
Guna memastikan pesta demokrasi tingkat desa ini tidak membebani keuangan daerah secara mendadak, legislatif telah menyiapkan skema penganggaran secara bertahap. Gaguk menjelaskan bahwa pendanaan akan dipecah ke dalam tiga periode APBD yaitu APBD Perubahan 2026,APBD Induk 2027,APBD Perubahan 2027.
“Skema tiga tahap ini kami ambil agar beban APBD tetap stabil. Mengingat pelaksanaan Pilkades kemungkinan besar baru digelar pada akhir tahun 2027, distribusi anggaran ini menjadi solusi yang paling rasional,” ujar Gaguk.
Selain masalah anggaran, isu penggunaan metode e-voting menjadi poin krusial yang akan dibawa ke meja rapat. Berdasarkan hasil serap aspirasi di lapangan, Gaguk mengeklaim mayoritas masyarakat memberikan lampu hijau terhadap penggunaan teknologi dalam pemungutan suara.
Ada beberapa pertimbangan utama mengapa e-voting kembali diusulkan,Proses penghitungan suara yang cepat dinilai mampu meredam ketegangan antara kubu calon kepala desa, Meminimalisir kesalahan manusia dalam rekapitulasi manual, Metode ini memiliki payung hukum yang kuat. Sebelumnya, sistem e-voting di Magetan sempat digugat di PTUN namun berhasil memenangkan perkara tersebut.
“Saat turun ke masyarakat, banyak yang setuju dengan e-voting karena dianggap lebih transparan dan minim konflik saat penghitungan. Kekuatan hukumnya pun sudah teruji di PTUN, jadi secara konstitusi sangat bisa dipertanggungjawabkan,” tambah Gaguk.
Pihak legislatif berharap, dengan persiapan yang matang sejak jauh hari, Pilkades serentak 2027 di Magetan dapat berjalan kondusif, efisien, dan menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas.(ryn)



