Magetan,seputarjatim.co.id-Hari ketiga rangkaian kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) berlangsung pada Kamis (21/08/2025) di lingkungan Unesa Kampus 5 pagi tadi.
Kali ini, para mahasiswa baru (maba) kedatangan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nganjuk, Lilik Dewi Indarwati. Dengan dipandu oleh Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Gilang, seorang yang akrab disapa Lilik itu menyampaikan tentang kondisi masyarakat saat ini yang darurat oleh narkoba. Beliau menegaskan tentang peran penting generasi muda dalam ‘memerangi’ ‘the invisible enemy’ atau musuh yang tidak tampak, yaitu narkoba.
“Kalau zaman dulu kita berperang dengan senjata, sekarang musuhnya tidak tampak. Oleh karenanya, generasi kita harus menjadi generasi emas yang sehat dan berprestasi tanpa narkoba”, tegasnya dalam sesi kematerian yang berlangsung selama satu jam tersebut.
Menelisik lebih dalam tentang peraturan perundang-undangan tentang narkoba, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang no. 35 tahun 2009 pasal 4 memuat beberapa poin penting, seperti penjaminan ketersediaan narkotika sebagai bentuk pelayanan Kesehatan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika, serta pengaturan Upaya rehabilitasi.
Lilik mewanti-wanti maraknya kasus sindikat narkoba, dimana usia dan status bukan lagi merupakan patokan kasus tersebut. Bahkan ia mengaku memiliki klien yang berstatus pelajar duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 4.
“Ada klien kelas empat SD sudah ketergantungan”, imbuhnya.
Berkaitan dengan tema PKKMB yaitu Garda Karsa, yang berarti mahasiswa sebagai barisan perubahan terdepan, Lilik mengimbau para maba untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kesadaran penuh akan Upaya sindikat narkoba yang masuk ke lingkungan Unesa. Ia menyerukan terbentuknya sebuah tim relawan melawan bahayanya narkoba.
“Harus dibentuk relawan anti narkoba”, serunya. Lebih lanjut Lilik menerangkan aksi cegah narkoba senada dengan program nasional Asta Cita, yang tertuang dalam cita-cita Indonesia Emas 2045.
Terakhir, penyampaian materi ini ditutup dengan sesi tanya jawab antara maba dan pemateri. Lilik berpesan pada seluruh mahasiswa untuk menjauhi hal-hal negative dan kurang bermanfaat serta selektif dalam memilih pertemanan. Ia meyakini bahwa ini adalah usaha kolektif setiap lini Masyarakat untuk melapor segala bentuk sindikat narkoba. Ia menyebut bahwa BNN membutuhkan peranan aktif mahasiswa dengan tagline ‘Kampus Bersinar, Bersih Narkoba’.(ryn)