Magetan,seputarjatim.co.id — Perayaan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351 makin berkesan. Desa Krowe, yang berada di wilayah Kecamatan Lembeyan, berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih Juara III kategori Pemerintah Desa pada ajang penghargaan nasional Mandaya Awards 2026.
Pengumuman pemenang tersebut disampaikan dalam acara “Puncak Penganugerahan Mandaya Awards dan Innovilleague Awards 2026” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Sekretaris Desa Krowe, Marsono, mengungkapkan bahwa pencapaian ini menjadi pelecut semangat bagi jajarannya untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada warga.

“Capaian ini bukan cuma sebatas piala atau penghargaan, tapi jadi dorongan buat kami agar bisa lebih baik dan memberi manfaat nyata bagi warga desa. Kami akan terus memperkuat kolaborasi, mendorong pemberdayaan, serta menciptakan inovasi dan kemandirian desa secara berkelanjutan,” ungkap Marsono.
Keberhasilan Desa Krowe menembus tiga besar nasional didukung oleh tiga pilar inovasi utama yaitu Optimalisasi peran BUMDes KT Karya serta pembinaan produk UMKM khas seperti lempeng, ayam panggang, madu mongso, dan batik kembang rawe. Penerapan transaksi non-tunai berbasis QRIS serta kemitraan strategis dalam program Desa Brilian bersama BRI. Penyelenggaraan agenda tahunan rutin seperti Festival Kembang Rawe, paket Edu Wisata Batik, hingga kegiatan olahraga masyarakat Fun Run.
Ajang Mandaya Awards 2026 yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat ini mengusung tema Bergerak, Berdaya. Penghargaan diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai sukses menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung, partisipatif, serta berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, mengapresiasi sinergi lintas sektor yang telah terbangun dari tingkat tapak.
“Inisiatif nyata yang tumbuh dari desa, perguruan tinggi, pesantren, hingga sektor usaha menjadi bukti bahwa pemberdayaan bakal berhasil kalau semua pihak jalan bersama. Tugas kita sekarang adalah memastikan dampaknya meluas dan bisa dirasakan lebih banyak orang,” tegas Muhaimin.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai rekam jejak keberhasilan ini harus disebarluaskan agar mampu menginspirasi daerah-daerah lain di Indonesia untuk mereplikasi gerakan serupa.(ryn)



