Magetan,seputarjatim.co.id – Insan pers di Kabupaten Magetan kini memiliki “rumah baru”. Bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti meresmikan Balai Wartawan yang berlokasi di Jl. Kartini No. 02, Kecamatan Magetan, Kamis (12/02/2026).
Gedung ini menjadi simbol apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi para jurnalis yang bertugas di Bumi Lawu. Peresmian yang berlangsung khidmat tersebut ditandai dengan prosesi potong pita dan sesi tasyakuran bersama puluhan jurnalis dari berbagai media.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik mengungkapkan bahwa pembangunan balai ini merupakan respons atas aspirasi yang telah disuarakan komunitas pers sejak awal masa jabatannya. Meski saat ini fasilitas masih dalam tahap pengembangan, ia berkomitmen untuk melengkapi sarana pendukung secara bertahap.
“Silakan digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai ruang diskusi serta koordinasi. Untuk fasilitas akan segera kami lengkapi,” ujar Bupati Nanik. Bupati juga berpesan agar kebersihan gedung tetap dijaga, termasuk penyediaan area merokok khusus di luar ruangan.
Di lokasi yang sama, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menekankan pentingnya peran pers dalam mendukung visi daerah yang maju dan berkelanjutan. Ia berharap keberadaan gedung ini mampu memacu lahirnya produk jurnalistik yang kritis namun konstruktif.
“Di tengah derasnya arus informasi, verifikasi dan konfirmasi adalah kunci. Kami ingin jurnalisme di Magetan tetap mengedepankan akurasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang sahih,” tegas Suyatni.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa realisasi gedung ini sebenarnya melampaui target awal. “Alhamdulillah, rencana tahun 2026 bisa kita percepat pengerjaannya sehingga bisa diresmikan hari ini,” tambahnya.
Momen peresmian ini juga menjadi wadah diskusi bagi para wartawan. Salah satu poin utama yang dibahas adalah usulan fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) oleh Pemerintah Kabupaten.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Nanik memberikan sinyal positif. Walaupun terkendala efisiensi anggaran di tahun berjalan, ia mengupayakan agar agenda peningkatan kapasitas wartawan tersebut dapat masuk dalam skema anggaran tahun depan.
“Kami sangat mendukung peningkatan profesionalisme. Silakan Dinas Kominfo melakukan pendataan, insyaallah akan kita anggarkan di tahun mendatang,” pungkas Nanik.(ryn)



