Magetan,seputarjatim.co.id– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magetan menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan. Di bawah kepemimpinan Bambang Trianto, lembaga kemanusiaan ini berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah melalui proses audit ketat dari Kantor Akuntan Publik (KAP).
Pencapaian ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Magetan, Nanik Sumantri, dalam agenda Penyampaian Hasil Laporan Tim Audit Eksternal yang berlangsung di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Senin (9/2/2026).
Abdul Hamid, perwakilan dari Kantor Akuntan Publik Surabaya yang melakukan audit, mengungkapkan kekagumannya terhadap kesiapan administratif PMI Magetan. Menurutnya, Magetan merupakan kabupaten pertama di Jawa Timur yang berani dan berhasil melakukan audit eksternal secara mandiri.
“Kami melihat transparansi pengelolaan keuangan di sini sangat luar biasa. Seluruh data dan bukti pendukung yang kami minta dapat disediakan dengan sangat cepat dan akurat,” ujar Abdul Hamid.
Predikat WTP yang diraih menunjukkan bahwa laporan keuangan PMI Magetan telah disajikan secara wajar, lengkap, dan memenuhi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) tanpa adanya kesalahan material.
Ketua PMI Kabupaten Magetan, Bambang Trianto, menjelaskan bahwa langkah audit ini merupakan tindak lanjut dari mandat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PMI. Proses audit perdana yang dimulai sejak Januari 2026 ini memberikan kepastian bahwa pengelolaan dana masyarakat berada di jalur yang benar.
“Setelah melalui proses pemeriksaan, kami bersyukur apa yang telah dilakukan selama ini terbukti aman dan sepenuhnya sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tegas Bambang.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri menegaskan bahwa audit eksternal ini bukan sekadar urusan administratif belaka, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral kepada para donatur, relawan, dan masyarakat luas. Bagi Bupati, pencapaian ini adalah modal penting untuk membangun kepercayaan publik yang lebih kuat.
“Hasil audit ini jangan hanya berhenti sebagai laporan di atas kertas. Jadikan ini sebagai pijakan strategis untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan manajemen di masa mendatang,” pesan Bupati Nanik.
Keberhasilan PMI Magetan dalam meraih WTP ini diharapkan menjadi standar baru bagi organisasi sosial lainnya di wilayah Jawa Timur dalam mengedepankan prinsip integritas dan akuntabilitas.(ryn)



