Rabu, 4 Februari 2026
BerandaDaerahPimpin BPBD Magetan, Eka Radityo Geser Paradigma: Fokus Mitigasi dan Sinergi Kolektif

Pimpin BPBD Magetan, Eka Radityo Geser Paradigma: Fokus Mitigasi dan Sinergi Kolektif

-

Magetan,seputarjatim.co.id – Estafet kepemimpinan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan resmi bergulir. Pasca dilantik, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Magetan, Eka Radityo, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan dalam sistem perlindungan masyarakat di wilayah lereng Gunung Lawu tersebut.

Eka menyatakan bahwa jabatan barunya bukan sekadar pengisian struktur birokrasi, melainkan sebuah mandat kemanusiaan yang berat. Menurutnya, prioritas utama dalam waktu dekat adalah memperkuat “mesin” internal organisasi.

Langkah awal yang akan ditempuh adalah melakukan konsolidasi total guna memastikan seluruh personil memiliki visi yang selaras.

“Soliditas organisasi adalah fondasi. Kami ingin memastikan standar operasional dan SDM di BPBD benar-benar siap, sehingga birokrasi kita bisa merespons dinamika lapangan secara efektif dan terukur,” ujar Eka,Sabtu (31/01/2026)

Mengingat topografi Magetan yang variatif, mulai dari dataran tinggi Lawu hingga kawasan rendah, Eka berencana melakukan pemutakhiran data wilayah rawan bencana. Analisis risiko berbasis data yang akurat dianggap sebagai kunci agar kebijakan yang diambil tidak salah sasaran.

Salah satu poin krusial dalam visi kepemimpinannya adalah pergeseran paradigma penanggulangan bencana. Eka menekankan bahwa BPBD tidak boleh hanya sibuk saat bencana terjadi, tetapi harus lebih kuat di tahap pencegahan.

Fokus pada pengurangan risiko sebelum bencana melanda, Mengintegrasikan sistem peringatan dini (Early Warning System) yang modern, Memastikan teknologi penanggulangan bencana tetap selaras dengan budaya dan pemahaman masyarakat setempat.

Menutup pernyataannya, Eka menyadari bahwa BPBD tidak bisa bekerja sendirian. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga relawan dan masyarakat umum untuk bersinergi.

“Keberhasilan manajemen bencana adalah hasil kerja kolektif. Dengan sinergi lintas sektoral yang kuat, kita bisa mewujudkan Magetan sebagai kabupaten yang tangguh dan memiliki ketahanan tinggi terhadap bencana,” pungkasnya.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru