Rabu, 4 Februari 2026
BerandaDaerahDongkrak IPM, Pemkab Magetan Konsisten Perluas Akses Beasiswa bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dongkrak IPM, Pemkab Magetan Konsisten Perluas Akses Beasiswa bagi Mahasiswa Kurang Mampu

-

Magetan,seputarjatim.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus menunjukkan komitmen nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sejak digulirkan pada tahun 2022, program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera tercatat mengalami tren peningkatan anggaran yang signifikan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suwata, menyatakan bahwa pada tahun anggaran 2026 ini, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar. Anggaran tersebut diproyeksikan mampu menyokong biaya pendidikan bagi sedikitnya 166 mahasiswa asal Magetan yang tengah menempuh studi di berbagai perguruan tinggi.

Meski angka awal di tahun 2026 berada di angka Rp 1 miliar—setelah sebelumnya menyentuh angka Rp 2 miliar pada 2025—Suwata optimis total serapan dana tahun ini akan tetap kompetitif.

“Tahun ini nanti juga ada anggaran perubahan, sehingga nilainya secara total kemungkinan tidak turun,” ujar Suwata saat memberikan keterangan pada Senin (26/1/2026).

Program ini sejatinya lahir dari visi agar putra daerah tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Suwata menceritakan, inisiatif ini bermula saat pembangunan kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Magetan direncanakan.

Pemkab menginginkan warga lokal mendapatkan manfaat langsung tanpa terhalang kendala finansial. “Ada kampus di tempat kita, jangan sampai kita tak mendapatkan manfaat. Kita beri kesempatan anak Magetan berkuliah di sana tanpa terbebani biaya pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suwata menekankan bahwa investasi di bidang pendidikan ini berbanding lurus dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Magetan. Semakin banyak generasi muda yang menyandang gelar sarjana, semakin kuat fondasi ekonomi dan sosial daerah di masa depan.

Untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat, Dikpora Magetan menerapkan seleksi ketat dengan parameter, Menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, khususnya kelompok Desil 1-5, Melakukan verifikasi lapangan secara langsung untuk mencocokkan data administratif dengan kondisi riil di kediaman calon penerima.

Dengan skema yang semakin matang, Pemkab Magetan berharap program ini menjadi jembatan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk meraih cita-cita setinggi mungkin.(ryn)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti

Berita Terbaru