Sabtu, 30 Agustus 2025
BerandaDaerah5000 Ton Gula Menumpuk di Gudang PG Rejosarie,Petani Tebu Harapkan Kehadiran Pemerintah

5000 Ton Gula Menumpuk di Gudang PG Rejosarie,Petani Tebu Harapkan Kehadiran Pemerintah

-

Magetan,seputarjatim.co.id – Petani tebu di Magetan sedang dalam kondisi sulit.Gula produksinya tak laku dipasaran dan saat ini, menumpuk di gudang pabrik gula.

Seperti kasus yang terjadi di PG Redjosarie, Magetan. Dimana sebanyak 5.000 ton gula yang menumpuk di gudang pabrik, tak bisa terjual.

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Unit PG Redjosarie, Hendrad Subyakto mengatakan bahwa beberapa kali leleng tidak laku.

“Sudah beberapa kali lelang tidak laku sesuai harga yang ditetapkan pemerintah sebesar 14.500 rupiah,” ungkapnya,Selasa (27/8/2025).

Menurut Hendrad, pemerintah sebetulnya punya kebijakan untuk menyerap gula petani tebu melalui ID Food dengan anggaran 1,5 Triliun.

“Faktanya di lapangan, tidak seperti kebijakan di atas. Gula kami tidak terserap. Kami meminta keadilan agar gula petani tebu terserap merata,” tegasnya.

Menumpuknya gulan petani tebu di PG Redjosarie terjadi sudah lebih dari dua bulan. Tak terserapnya gula petani membuat proses tanam berikutnya terganggu.

“Masa tanam ini sekali dalam setahun. Kalau terganggu, akan menggangu juga program swasembada gula yang dicanangkan pemerintah. Hari-hari ini, untuk biaya giling saja sudah terengah-engah. Belum biaya tanam, sewa lahan, perawatan, ini darimana kalua gula tak terbeli,” jelasnya.

Hendrad mengatakan petani tebu menuntut kehadiran pemerintah untuk menyelamatkan mereka.

Hendrad mengkhawatirkan jika kondisi ini berlarut, petani tak bisa melakukan tebang sehingga bisa menghentikan produksi giling pabrik. Dan, tanam tebu akan terhambat yang bisa menganggu kualitas dan produksi gula musim mendatang.(ryn)

Print Friendly, PDF & Email

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berita Terbaru